Dalam rangka memperingati hari bumi Rabu 22 April kemarin, Himbiosai dan Mahapeka bekerjasama untuk mengadakan gerakan pungut sampah (GPS) di kampus. “Dalam rangka hari bumi dan juga rangkaian milad biologi sendiri yang kesembilan,” ujar ketua Himbiosai Ahmad Sofian. Kamis (23/4).
Gerakan Pungut Sampah ini tidak hanya dipruntukkan mahasiswa yang tergabung dalam Himbiosai dan Mahapeka saja, melainkan juga ajakan untuk semua mahasiswa yang peduli terhadap lingkungan, namun berbeda dengan mahasiswa Jurnalistik Abdul Muhaemin yang akan terjun untuk melakukan Gerakan Pungut Sampah (GPS) jika ada ajakan dari Dema “Alangkah lebih baik jika ada jadwal dari Dema untuk semua jurusan dengan penjadwalan,”. Kamis (23/4).
“kita sebagai penggerak, pemercik api. agar mahasiswa sadar terhadap lingkungan di wilayahnya sendiri, terutama di lingkungan UIN, karena saya melihat mahasiswa sampai saat ini sangat apatis terhadap lingkungannya sendiri” Ujar ketua Mahapeka, Fajar Ramadhan. Kamis (23/4).
Kesadaran mahasiswa akan lingkungan belum ada, mahasiswa masih terbiasa membuang sampah dimana saja “kita ingin bergerak untuk mengingatkan mahasiswa, setidaknya mengingatkan mahasiswa untuk sadar kelestarian lingkungan,” pungkasnya.
