Remaja sekarang lebih sering update status galau karena pacarnya yang belum tentu akan menjadi pasangan hidup mereka selamanya, kita sebagai remaja muslim pernahkah update status karenaNya? atau setidaknya menuliskan kegelisahan kita tentang ibadah kita kepada Allah dalam sebuah note?. Mungkin hanya 1berbanding 100, prasaan kita dikalahkan oleh rasa kita terhadap sesama manusia, mencintai dengan sangat berlebihan terhadap mereka, tanpa lebih mencintai yang menciptakan merea yang kita cintai.
Kata galau sering digunakan untuk mereka yang belum tentu benar-benar memikirkan dan mencintai kita seperti kita mencintai mereka, tapi jika kita lebih mencintaiNya insyaallah kita tidak akan kecewa oleh mereka yang sangat kita cintai.
Mulai sekarang lebih banyak beribadah kepadaNya yuk, menjalankan segala perintahNya, mengintropeksi diri akan perlakuan dan ibadah kita kepadaNya, dan mudah-mudahan kita tidak akan lagi galau karena mereka yang sama dengan kita, karena galau kita sesungguhnya untukNya.
